Turnamen Bupati Cup 2026 Usai, Polemik Tiket dan Transparansi Panitia Mewarnai

 


Bersinarpos.id, Tembilahan – Turnamen sepak bola Bupati Cup 2026 yang digelar dalam rangka memeriahkan Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) telah usai. Namun, euforia kompetisi yang diikuti 64 tim inijustru meninggalkan kegaduhan di media sosial terkait dugaan kejanggalan penyelenggaraan, khususnya menyangkut transparansi tiket.


Kegaduhan ini mencuat setelah Bos Maskur, selaku sponsor utama turnamen, melontarkan kritik keras melalui media sosial. Maskur mempertanyakan transparansi panitia dan PSSI Inhil terkait pencetakan serta penjualan tiket pertandingan.


"Pada intinya saya yang membuat acara Bupati Cup Inhil 2026 ini. Saya tidak pernah dikasih tahu berapa tiket yang dicetak dan berapa tiket yang dijual selama pertandingan berlangsung," tulisnya dalam unggahan tersebut. 

Ia juga menyoroti kondisi tribun tertutup berkapasitas sekitar 1.200 penonton yang sudah penuh sesak, bahkan banyak penonton yang telah memiliki tiket justru tak bisa masuk, termasuk keluarganya sendiri. Maskur menegaskan persoalan ini bukan soal uang, melainkan soal keterbukaan dalam pengelolaan kegiatan.


Menanggapi situasi ini, Wakil Ketua ASKAB PSSI Inhil, H. Budiansyah Bakri Dalau, angkat bicara mewakili pribadi. Dalam pernyataannya, ia mengakui bahwa turnamen telah usai namun menyisakan kegaduhan yang tidak terduga.


"Semua di luar perencanaan hingga berakhir. Miskomikasi yang kurang pas," ungkapnya.


Ia mengajak semua pihak untuk duduk bersama mendiskusikan jalan keluar terbaik. "Mari kita duduk bareng diskusikan jalan terbaiknya, karena manusia tak luput dari salah & khilaf," imbaunya. Ia juga menyayangkan situasi ini yang membuat citra PSSI Inhil ikut terganggu, seraya mengibaratkan "gara-gara nila setitik, semua kena getahnya PSSI INHIL".


Meski demikian, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bos Maskur yang telah memberikan hiburan luar biasa bagi masyarakat Inhil melalui turnamen ini.


Sebelumnya, polemik serupa juga sempat terjadi terkait harga tiket partai final yang mencapai Rp40 ribu untuk tribun tertutup. Ketua PSSI Inhil, Yusrizal, saat itu menegaskan bahwa penetapan harga merupakan hasil koordinasi bersama pemangku kepentingan untuk menghadirkan perangkat pertandingan terbaik, termasuk wasit berlisensi nasional.


Hingga berita ini diturunkan, PSSI Indragiri Hilir maupun panitia Bupati Cup Inhil 2026 belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan terbaru dari sponsor utama tersebut.(***)

Posting Komentar

0 Komentar