Komunitas tembilahan read aloud sukses kenalkan membaca nyaring melalui peringatan “world read aloud day 2026”



Bersinarpos.id— Tembilahan, Indragiri Hiilir (15/02) – Semangat literasi terus digalakkan di Bumi Sri Gemilang. Melalui peringatan World Read Aloud Day atau Hari Membaca Nyaring Sedunia, Komunitas Tembilahan Read Aloud menggelar aksi nyata dengan mengusung tema besar, “Suara Masa Depan: Membangun Generasi Cerdas dan Literat melalui Membaca Nyaring”

Acara tersebut diselenggarakan terhitung mulai Januari 2026 hingga puncak acara pada tanggal 15 Februari 2026 yang dipusatkan di Perpustakaan Aksara, SMAN 1 Tembilahan. Acara tersebut dihadiri oleh Pemangku Kebijakan Daerah, Dinas Pendidikan serta Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, puluhan anak-anak, orang tua, Taman Bacaan Masyarakat dan komunitas literasi, hingga praktisi pendidikan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan metode membaca nyaring untuk membuat anak mau membaca, bisa membaca, hingga gemar membaca dan mengedukasi masyarakat umum bahwa membaca bukan sekadar aktivitas visual, melainkan pengalaman auditori yang mampu merangsang perkembangan kognitif dan kedekatan emosional. 

Kepala Bidang Layanan Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, Ibu Rina Sri Rahayu, mengatakan dalam sambutannya bahwa membaca berperan penting untuk membangun kecerdasan dan kepribadian diri, serta mengapresiasi kinerja Komunitas Tembilahan Read Aloud dalam membudayakan kegemaran membaca melalui Membaca Nyaring.

“Inilah salah satu manfaat dari membaca. Membaca dapat menambah pengetahuan. Membaca dapat membuat kita menjadi cerdas dan berakhlak mulia. Saya dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah sangat mengapresiasi Komunitas Read Aloud atas inisiatifnya, kinerjanya, program-programnya.”

Ketua Tembilahan Read Aloud melalui momentum Hari Membaca Nyaring Sedunia ini, mengajak lapisan masyarakat untuk mencoba melakukan dan mendapatkan manfaat dari Membaca Nyaring, serta berterima kasih kepada mitra Tembilahan Read Aloud dalam menumbuhsuburkan Membaca Nyaring sejak awal terbentuknya komunitas.

“Saya tidak akan mengatakan manfaat Membaca Nyaring itu A, B, C, dan D. Bapak/Ibu bisa mencobanya dan meraih manfaatnya. Namun, jaminan dari saya adalah Membaca Nyaring mampu membuat anak mau membaca, bisa membaca, dan gemar membaca. Bapak/Ibu akan menjumpai sejumlah permintaan baru dari anak-anak untuk dibacakan buku nantinya. Selanjutnya, saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak/Ibu yang sudah Membaca Nyaring, Bapak/ibu guru, penggerak literasi, komunitas, hingga para Ibu. Terima kasih telah menyuarakan rangkaian kata-kata yang bisu dan memberi napas pada ceritanya,” tutur Firma Elena Hidayanti.

Adapun rangkaian kegiatan peringatan World Read Aloud Day 2026 ini terdiri atas perlombaan, yakni Membaca Nyaring kategori Anak dan Guru, Konten Review Buku Anak, hingga Lomba Mewarnai dan Pameran Literasi di hari puncak. Kegiatan ini mendapatkan apresiasi positif dari pemangku kebijakan daerah, para orang tua, guru, dan penggerak literasi. 

Melalui Perayaan World Read Aloud Day 2026 ini, Komunitas Tembilahan Read Aloud berharap Membaca Nyaring tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, melainkan menjadi gaya hidup di setiap rumah tangga, di setiap sekolah, hingga ke ruang-ruang sempit Indragiri Hilir.(***)

Posting Komentar

0 Komentar