Viral Tagar #KeadilanUntukHendri, Pria Malang yang Meninggal Usai Dijemput satres Narkoba Polresta Barelang

Dibawa Polisi Dalam Keadaan Sehat, Kembalinya Menjadi Mayat

Bersinarpos.com - Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Beberapa waktu belakangan ini jagat sosial media tengah hangat memperbincangkan kasus yang menimpa seorang pria bernama Hendri yang meninggal setelah dijemput oleh polisi. Padahal, sebelum penangkapan almarhum terlihat baik-baik saja dan sehat wal'afiat.

Seperti di laksir Batamline.com yang berjudul Diamankan Satres Narkoba Polresta Barelang, Hendri Meninggal dalam Pemeriksaan

Di mana Seorang pria yang diketahui bernama Hendri Alfreet Bakari alias Otong (38), meninggal dunia saat menjalani pemeriksaan di Satres Narkoba Polresta Barelang.

Belum diketahui penyebabnya, saat ini jenazah Hendri masih berada di Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK), Batam.

Informasi yang didapat, Hendri diamankan berkaitan dengan dugaan kepemilikan narkoba jenis sabu dalam jumlah besar.

Sabu itu diambil dari Malaysia dan dibawa ke Batam. Rencananya akan dibawa keluar Batam.


Selain itu, saat diamankan, polisi juga menemukan dua paket sabu. Namun saat ini batamline belum mengetahui pasti berapa jumlah sabu yang diamankan.


Sementara pihak keluarga saat ini merasa janggal dengan kematian Hendri. Sebab, saat dijemput di rumahnya di Belakang Padang dalam keadaan sehat.

Selain itu, saat melihat jenazah ke rumah sakit, didapati adanya lebam di bagian kaki Hendri. Selain itu, kepala Hendri juga dibalui perban dan dipasang lakban.

“Kami tahunya tadi siang, saat ingin melihat ke Polresta Barelang. Kemudian diberitahu kalau suami saya sudah dibawa ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan,” ujar istri Hendri, Amah, di rumah sakit.

Hingga Sabtu malam, jasad Hendri masih berada di rumah sakit. Sejumlah petugas keplisian juga tampak berjaga di lokasi.

Sejauh ini batamline.com juga belum mendapatkan keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian.

Tagar #KeadilanUntukHendri pun banyak muncul kolom komentar FB  status Megga Silviana Bakari begini isinya

WAJAH BATAM Wajah Batam (hari ini) MataNajwa Catatan Najwa Catatan Najwa Shihab Jokowi

Abang.
Sekuat tenaga aku membela Abang .
Meminta Keadilan untuk apa yang telah terjadi .
Mereka bilang Abang tidak di sakiti Abang pergi karna sesak napas .
Abang aku tau Abang tak punya riwayat ASMA !
Abang .
Kawan-kawan kita semua ikut memperjuangkan apa yang harus di perjuangkan .
Kami akan membela Abang semampu kami .
Tapi, apa bila tidak sesuai harapan Ampun kan Aku karna tidak bisa berbakti sebagai adik .
Aku masih tetap yakin Bahwa kita berada di Negara UUD .
Abang.. Ketidakadilan ini pasti akan terungkap .
Sampai kapan pun aku akan Berjuang .
Jika Abang salah seharusnya di proses secara Hukum tapi tidak .
Saat ini aku ikut segala prosedur untuk memperjuangkan Keadilan untuk Abang.
Kesana kesini aku di lempar kesana kesini aku di tolak tapi aku tak akan Lelah.
Bentuk Kekerasan di Tubuh Abang tidak mungkin karna kebetulan .
Semua yang terjadi ada sebab dan akibat.

#KeadilanUntukHendri

Mega silvia Bakary (+62 812-7009-8944)
 tidak sendiri

Kini, Mega dan keluarga sedang berjuang dg semua kemampuan yang ada agar kebenaran segera terungkap tentang sebab kematian abangnya.

Ziadah doa dari kita dan seluruh Rakyat Indonesia adalah spirit bagi mega dan keluarga agar tidak lelah menuntut terbukanya tabir kebenaran tentang kematian abangnya.

Tetap semangat kawanku mega, doa kami dan seluruh Rakyat menyertaimu...


___

Saya mohon untuk mengshare Berita yang saya share karna bisa di pertanggungjawabkan .
Berita yang menyudutkan Korban perlu di pertanyakan ada apa ?
Foto ini Bentuk Nyata Bahwa terjadi hal yang tidak Bertanggung jawab atas Abang saya.
Saya meminta Keadilan !!!

Posting Komentar

0 Komentar