![]() |
| Kepala BNN Riau Saat press release pengungkapan jaringan Malasysia - Inhil |
Pada Hari ini Jum'at (17/7), Kepala BNN Provinsi Riau Brigjen Pol. Drs. Kenedy, SH., MM melaksanakan press release pengungkapan jaringan narkotika internasional Malaysia-Indonesia melalui Kabupaten Indragiri Hilir bertempat di BNNP Riau Pekanbaru.
Dari kedua pelaku itu, yakni RH dan FA dari dua lokasi berbeda, dan BNNP Riau berhasil amankan 7 kilogram narkoba jenis sabu dengan Modus operandi, tersangka jaringan internasional Malaysia-Inhil Narkoba jenis shabu dibungkus dengan kemasan susu Milo buatan Malaysia dengan berat sebanyak 7 Kg.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Riau, Brigjen Pol Drs Keneddy, SH,. MM, dalam temu persnya, Jumat (17/7) menjelaskan tersangka pertama yang berhasil ditangkap petugas BNNP Riau yakni RH. Ia ditangkap petugas diwilayah perbatasan Jalan Lintas Timur KM 17, tepat di depan SPBU saat hendak masuk Pekanbaru.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Riau, Brigjen Pol Drs Keneddy, SH,. MM, Menjelaskan "Kita berhasil menemukan 6 bungkus besar Narkoba jenis sabu yang dikemas dengan bungkus minuman merk Milo dengan tujuan mengelabuhi petugas," ungkap Brigjen Pol Kenedy
Dari pemeriksaan awal petugas kepada RH dilapangan, bahwa barang haram itu akan diserahkan FA yang berada di Pekanbaru, Selanjutnya Petugas langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka kedua FA sang penerima barang yang dibawa oleh RH di Pekanbaru, kemudian dari tangan FA, petugas justru kembali mendapati barang haram sebanyak 1 (satu) bungkus
Dari pengakuan keduanya tersangka, barang baram tersebut berasal dari Negera Malaysia yang masuk Keindonesia, Provinsi Riau melalui kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir.
Kemudian sudah melakukan aksinya beberapa kali sebagai kurir sabu, kemudian untuk kasus terakhir ini keduanya akan dijanjikan upah sebesar.
Penulis : Dimar
Editor. : Dimar


0 Komentar